Conversion rate merupakan suatu persentase pengunjung situs web yang melakukan suatu tindakan menguntungkan bagi bisnis. Sehingga conversion rate yang baik bisa menjadi fondasi untuk penjualan yang tinggi. Itulah kenapa di samping traffic web yang tinggi, website juga harus mempunyai conversion rate yang tinggi. Berkut cara meningkatkan conversion rate website yang dapat dilakukan.

Meningkatkan Conversion Rate di Website

1. Manfaatkan Pop Up

Menggunakan pop up dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan conversion rate. Anda bisa mengatur tampilan pada pop up tersebut, yang berpotensi untuk menghasilkan tingkat conversion yang tinggi. Dimana anda bisa mengandalkan berbagai plugin untuk membuat pop up menjadi lebih menarik.

Selain itu, sebaiknya anda melakukan uji coba terlebih dahulu menggunakan dua jenis pop up dalam satu halaman. Tujuannya adalah untuk melihat jenis pop up seperti apa yang mampu menghasilkan conversion secara efektif. Namun jangan sampai terlalu banyak memberi pop up, karena justru dapat membuat pengunjung jengah akibat pop up yang muncul berkali kali.

2. Cantumkan CTA yang Jelas

Cara meningkatkan conversion rate website berikutnya yaitu dengan mencantumkan CTA atau call to action yang jelas. Lazimnya, CTA sendiri ditempatkan di bagian landing page dari sebuah website. Tujuannya yaitu supaya pengunjung melakukan tindakan sesuai yang anda harapkan dari mereka. Contohnya membeli produk yang ditawarkan bisnis atau mendaftar sebagai anggota.

Oleh karena itu, CTA mempunyai peran yang cukup besar dalam mengubah pengunjung menjadi pelanggan potensial. Sehingga penting bagi anda untuk membuat CTA yang jelas dan meletakkannya di tempat yang strategis. Karena audiens umumnya menghabiskan waktu kurang dari 15 detik pada suatu halaman, maka lebih jika jika CTA diletakkan di paro atas bagian halaman.

3. Kemudahan Menghubungi Customer Service

Beberapa orang terkadang masih perlu bertanya kepada customer service terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian, meskipun berbagai informasi terkait produk sudah dicantumkan secara langsung di halaman website. Entah malas membaca atau ingin meyakinkan diri untuk membeli produk, intinya di sini lah peran customer service sebagai cara meningkatkan conversion rate website.

Maka dari itu, penting bagi anda untuk memberi kemudahan bagi pengunjung agar dapat menghubungi customer service. Misalnya dengan menampilkan ikon chat bantuan pada semua halaman website. Atau bisa juga menyediakan informasi nomor telepon customer service yang dapat dihubungi oleh konsumen di bagian header dan footer halaman.

4. Promosi Melalui Chat Bantuan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, anda bisa menampilkan ikon chat bantuan pada semua halaman website untuk memudahkan pengunjung dalam menghubungi customer service. Tidak hanya memudahkan audiens, adanya chat bantuan tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai media promosi.

Misalnya anda sedang mengadakan diskon besar besaran. Terkadang pengunjung tidak menyadari hal tersebut, sehingga anda bisa memanfaatkan chat bantuan untuk mengingatkan mereka supaya tidak ketinggalan promosi menarik tersebut. Biasanya pesan promosi disetting otomatis bagi audiens yang mengakses chat bantuan.

5. Memberikan Bukti pada Pelanggan

Memberikan bukti pada pelanggan juga dapat menjadi salah satu cara meningkatkan conversion rate website. Karena audiens membutuhkan bukti atas klaim yang anda sebutkan untuk menunjang penawaran. Yang mana bukti ini bisa diperoleh dari testimoni pelanggan, studi kasus, atau hasil penelitian tentang produk anda.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan conversion rate pada website. Meski terlihat mudah, namun sebenarnya diperlukan kesabaran dan ketelatenan untuk melakukannya. Sebab conversion rate pada sebuah situs web umumnya tidak meningkat secara instan. Ada proses di baliknya yang mungkin memerlukan waktu tidak sebentar.

By admin