Apabila anda ingin mendorong keterlibatan pengguna atau pengunjung di website yang telah dibangun, maka penting untuk memberi perhatian lebih pada desain web yang dirancang. Pasalnya desain web yang lebih atraktif dan modern mampu menciptakan pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan. Berikut elemen desain web yang sebaiknya ada di portal website anda.

Elemen Desain yang Harus Ada di Portal Website

1. Pilihan Font

Ketika membaca di layar perangkat elektronik, mata manusia memang cenderung lebih mudah lelah ketimbang saat membaca di atas kertas. Itulah kenapa pemilihan font untuk web tentunya agak berbeda bila dibandingkan dengan ketika anda memilih font untuk materi cetak.

Dimana anda perlu melakukan klasifikasi huruf terlebih dahulu. Yang mana setidaknya ada 4 klasifikasi dasar, yakni serif, sans serif, script, dan dekoratif. Klasifikasi huruf serif mampu memberi kesan yang elegan dan klasik, contohnya seperti pada jenis font Times New Roman, Georgia, Garamond, dan Cambria.

Sementara itu, sans serif memberi kesan formal dengan tingkat readibility yang tinggi. Klasifikasi tersebut bisa ditemukan pada font Arial, Helvetica, dan Josefin Sans. Lalu untuk script punya banyak sekali variasi dengan kesan yang santai, kasual, dan klasik. Sedangkan klasifikasi dekoratif hampir sama seperti script. Hanya saja dekoratif lebih cocok digunakan untuk body text ketimbang script.

2. Layout atau Tata Letak

Elemen desain web berikutnya yaitu layout atau tata letak. Sebuah situs web memang sebaiknya mempertimbangkan elemen tersebut guna memudahkan pembaca dalam mencerna informasi yang ditampilkan. Dimana susunan yang paling umum yaitu atas-bawah-kiri-kanan. Intinya, sebaiknya anda menyusun elemen berdasarkan skala prioritas dari informasi yang disampaikan.

3. Ruang Kosong atau White Space

Penting bagi sebuah website untuk memiliki ruang kosong, jadi tidak selalu padat akan tulisan atau gambar. Sebab adanya white space tersebut berguna dalam membantu mata untuk mengorganisasi data. Bisa dibilang bahwa white space tersebut berfungsi sebagai jeda antar informasi yang ditampilkan dalam portal situs web.

4. Skema Warna Website

 Skema warna website menjadi salah satu elemen desain web yang tidak boleh luput dari perhatian anda. Pasalnya anda sedang berusaha menyampaikan informasi kepada pembaca melalui situs tersebut, bukan sedang berusaha mendistraksi mata mereka. Terlebih warna juga dapat mempengaruhi psikologi pembaca. Namun yang paling penting adalah jangan sampai warna latar lebih ramai dari konten.

5. Typography

Perpaduan antara seni dan teknik mengatur tulisan disebut dengan istilah typography. Pengolahannya tidak terbatas hanya pada pilihan jenis huruf, ukuran, atau dekorasi semata. Namun typography ini juga mempertimbangkan mengenai tata letak horizontal atau vertikal tulisan pada sebuah desain.

6. Navigasi

Elemen satu ini bisa diibaratkan sebagai denah atau petunjuk jalan untuk mencari kategori konten yang diinginkan oleh pembaca. Oleh karena itu, tombol navigasi perlu diletakkan pada bagian yang mudah terlihat. Selain itu, desain navigasi pun tidak boleh dibuat secara asal asalan. Namun sebaiknya pilih bentuk yang mudah digunakan supaya pembaca betah untuk berlama lama.

7. Gambar dan Video

Manusia pada dasarnya merupakan makhluk visual, sehingga gambar dan video menjadi salah satu elemen desain web yang tidak boleh ketinggalan. Kualitasnya pun minimal memiliki resolusi 150 PPI, supaya lebih nyaman di mata. Dalam hal ini, hindari menggunakan foto dengan watermark dan perhatikan lisensinya.

Itulah sederet elemen desain pada situs web yang perlu anda perhatikan. Karena desain web yang bagus akan membantu meningkatkan pengalaman pengguna. Sehingga para pembaca atau pengunjung situs anda akan betah berlama lama, dan meningkatkan traffic. Dari traffic website yang tinggi, bukan tidak mungkin untuk menaikkan conversion rate hingga penjualan.

By admin