Di era digital seperti sekarang, penggunaan website sudah menjadi hal yang begitu lazim. Bahkan keberadaan website mempunyai peranan yang penting dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Namun tentu saja tidak semua bidang dapat menggunakan jenis website yang sama. Oleh karena itu, yuk intip jenis jenis website berikut ini berdasarkan fungsinya.

Jenis Website Berdasarkan Fungsinya

1. Website Pribadi

Website pribadi atau lebih akrab disebut dengan istilah blog, sudah populer sejak awal tahun 2000-an. Saat itu blog menjadi sebuah tren baru yang umumnya dimanfaatkan sebagai jurnal pribadi. Biasanya orang orang menuliskan kisah perjalanan, pengalaman pribadi, maupun opini mereka melalui blog yang dapat dikelola dan diakses secara online.

Meski begitu, blog tidak hanya dapat digunakan untuk meluapkan tulisan tulisan yang sifatnya personal saja. Karena website pribadi pun bisa digunakan untuk memposting konten baik itu berupa artikel, gambar, maupun video. Kini semakin banyak blogger yang sukses dengan mempromosikan konten untuk kepentingan bisnis.

2. eCommerce

Jenis jenis website berikutnya yaitu ecommerce, yakni website yang dapat menyajikan fitur untuk melakukan kegiatan jual beli. Fitur yang disajikan di dalam website ecommerce umumnya menggantikan fungsi pada toko offline. Contohnya seperti tampilan produk, pengecekan produk, pemesanan barang, dan transaksi online. Contoh website ecommerce sendiri layaknya Shopee, Tokopedia, dan sebagainya.

3. Company Profile

Jenis website ini lazimnya lebih fokus terhadap tampilan desain. Anda bisa melihat bahwa website company profile dibangun dengan desain yang menawan serta informasi yang ditunjukkan secara jelas. Bersifat statis, company profile memang dibuat oleh perusahaan untuk menampilkan berbagai informasi terkait organisasi. Seperti nama perusahaan, visi misi, produk, sampai halaman kontak.

4. Website Pemerintah

Website pemerintah termasuk ke dalam jenis jenis website yang tidak berorientasi terhadap penjualan. Domain yang digunakan umumnya yaitu “.go.id”, karena pembuatannya memang tidak boleh secara sembarangan. Contohnya website pemerintah kota, website pemerintah kabupaten, dan sebagainya.

5. Archive

Pernah mendengar tentang website archive ? Jenis website ini digunakan untuk menyimpan berbagai konten elektronik yang memiliki risiko hilang. Jadi apabila anda memiliki sebuah situs web dan data datanya disimpan di website archive, maka portal website bisa dikembalikan seperti semula apabila suatu ketika situs anda disadap oleh orang tak bertanggung jawab.

6. Website Bisnis

Website bisnis berfungsi untuk memperkenalkan usaha anda ke khalayak digital secara luas. Bagi anda yang ingin melakukan aktivitas branding, website bisnis ini merupakan solusi yang tepat. Karena di dalamnya anda bisa menjelaskan mulai dari sejarah bisnis, nilai nilai yang dipegang dalam bisnis, produk produknya apa saja, sampai promosi apabila ada diskon atau event tertentu yang sedang dijalankan brand.

7. Komunitas Online

Jenis jenis website selanjutnya yakni website komunitas online. Model situs web seperti ini bisa dimanfaatkan untuk membahas tentang topik tertentu. Saat ini, sudah tersedia berbagai komunitas online di internet dengan topik yang bervariasi. Namun umumnya satu website komunitas online hanya akan membahas mengenai satu topik saja. Contohnya fancafe grup K-Pop.

Itulah beberapa jenis website yang ada berdasarkan fungsinya. Anda bisa menjadikannya sebagai dasar pertimbangan untuk membuat website seperti apa yang akan dibuat, tentunya sesuai kebutuhan. Misalnya untuk website perusahaan yang hanya menampilkan brosur, website yang dikembangkan dengan HTML dan CSS bisa menjadi pilihan tepat. Atau gunakan CMS atau WordPress untuk website dinamis.

By admin